BATAM, Fokuskepri.com – Proyek pembangunan struktur jalan yang digelontorkan Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam dengan pagu anggaran senilai Rp.5.065.626.926 di wilayah Dapur 12, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Batam mendapat sorotan dari masyarakat karena di duga terkesan hanya diperuntukkan untuk kepentingan pemilik lahan yang masih kosong di sekitar lokasi proyek.
Pantauan media di lokasi, Sabtu (17/9/2022), para pekerja proyek tersebut sedang melakukan pemerataan tanah (jalan) yang akan di semenisasi. Sementara, di samping kiri dan kanan maupun di ujung jalan masih berupa lahan kosong.

Salah seorang warga Dapur 12, MAN (51) kepada media ini mengatakan, pembangunan jalan di duga hanya untuk mengakomodir kepentingan pemilik lahan sekitar jalan. Selain itu, MAN (51) juga menyoroti urgensi pembangunan jalan tersebut.
“Kalau saya melihat, memang pembangunan jalan di depan PT Marcopolo itu belum terlalu urgent untuk di laksanakan, pasalnya di sekitar lokasi proyek tidak ada di huni masyarakat,” Paparnya.
Ia menduga, pemerintah kota Batam melalui Dinas Bina Marga dan SDA, sengaja menggelontorkan uang rakyat hanya untuk kebutuhan yang dianggapnya tidak mendesak.(Red)
![]()













