Diduga Menghindari Petugas, Quarry dan Penimbunan Hutan Lindung Manggrove Dilakukan Malam Hari

Batam, Fokuskepri.com – Aktivitas Penimbunan Hutan Lindung Manggrove Pasar Ikan 1 di Kelurahan Sei Pelunggut dan pemotongan lahan (quarry) di belakang kantor Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung terus berlanjut, pantauan wartawan dilokasi, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, aktivitas penimbunan dilaksanakan malam hari diduga untuk menghindari petugas.

Terlihat, dilokasi penimbunan hutan lindung Manggrove, terlihat satu unit bachoe dan satu unit buldozer yang merapikan tanah yang diturunkan dari dump truk.

Untuk memastikan sumber pengambilan tanah, wartawan membuntuti kendaraan yang telah selesai menurunkan muatan tanah.

Berita Terkait: Kerusakan Lingkungan di Batam Semakin Masif, Hutan Lindung Manggrove di Sei Pelunggut di Timbun Secara Ilegal

Dari hasil penelusuran, kendaraan kendaraan pengangkut tanah ini meluncur ke lokasi quarry di Ruli Kampung Bumi Aji, belakang kantor Kelurahan Sei Binti.

Dilokasi galian quarry, terlihat kurang lebih 16 unit dump truk 6 roda hilir mudik mengantar tanah galian ke lokasi penimbunan di Hutan Lindung Manggrove Sei Pelunggut.

Berita Terkait: Lapor Pak Kapolda Kepri, Kerusakan Lingkungan Semakin Masif Terjadi di Wilayah Sagulung

Namun entah disebabkan apa, tiba-tiba ada seorang yang berada di sekitar lokasi quarry, meminta semua kendaraan menghentikan kegiatan.

“Stop dulu!! Stop dulu,” teriak seseorang dari sekitar lokasi quarry sekitar pukul 20.00 WIB.

Kegiatan yang dilakukan dengan cara seperti kucing-kucingan ini, semakin menguatkan dugaan, tidak adanya izin quarry yang dikerjakan di belakang kantor Kelurahan Sei Binti. (Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *