Kepala BP Batam Temui Warga Rempang Galang, Paparkan Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih

Batam741 Dilihat

Batam, Fokuskepri.com — Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menemui warga Rempang Galang untuk memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih, Selasa (27/1/2026).

Hadir bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pertemuan ini menjadi momentum untuk Amsakar dalam membangun pemahaman bersama tentang arah pembangunan pendidikan yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menjelaskan bahwa Sekolah Terintegrasi Merah Putih ini menghadirkan sekolah berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin/prasejahtera agar tetap bisa belajar dan membangun masa depan tanpa terbebani biaya.

Baca Juga: Kepala BP Batam Sambut Baik Kepengurusan Baru KADIN, Dorong Sinergi dan Energi Positif Bagi Ekonomi Batam 2026

Di samping itu, program ini juga bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul sejak dini, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Sekolah rakyat ini hadir untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang,” ujar Amsakar.

Secara teknis, sekolah ini akan menerapkan konsep boarding school dengan fasilitas pendidikan unggulan dan asrama yang layak secara gratis.

Baca Juga: BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih

Berdiri di atas lahan kurang lebih seluas 19 hektare, berbagai sarana pendukung seperti lapangan sepak bola, kolam renang berstandar olimpiade/internasional, klinik kesehatan, serta central kitchen juga akan tersedia di sana.

Melalui konsep tersebut, peserta didik akan mendapatkan pembinaan yang menyeluruh, mulai dari aspek akademik, karakter, hingga pengembangan potensi diri.

Di samping itu, Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih ini juga bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter, nilai-nilai kebangsaan, serta keterampilan teknologi.

“Program Presiden Prabowo ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia, khususnya di Batam. Oleh sebab itu, kami memerlukan dukungan dari seluruh warga dan para tokoh masyarakat. Mari kita bersama-sama menyiapkan generasi terdidik untuk Batam yang lebih baik,” jelas Amsakar. (Za)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *