Cegah Pengiriman Pekerja Migran Ilegal, Polres Rokan Hilir Terima Penghargaan dari BP2MI

0

ROKAN HILIR, Fokuskepri.com – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pusat memberikan Penghargaan kepada Polres Rokan Hilir dan Polsek Sinaboi atas pencegahan pengiriman pekerja migran Indonesia di wilayah perairan kecamatan Sinaboi Rohil.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani diwakili Deputi Bidang Luar Negeri kepada Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SH, SIK, M.Si diwakili Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa SIK MH, Kapolsek Sinaboi IPTU Harley Tinambunan S.Sos, M.Si, Kanit II/Tipiter Sat Reskrim Polres Rohil IPDA Y.U. Sormin, S.H.

Turut menerima penghargaan juga, Ps. Kanit Reskrim Polsek Sinaboi Aipda Joan Kurniawan dan Unit II Sat Reskrim Polres Rohil. Bribka Hanipah Siregar SH di Balai Serindit Aula Gubernur Provinsi Riau di Pekanbaru, Senin (1/8/2022).

Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SH, SIK, M.Si melalui Kasi Humas AKP Juliandi SH mengatakan penghargaan yang diberikan BP2MI kepada Polres Rohil dan Polsek Sinaboi ini menjadi komitmen kepolisian dalam perlindungan terhadap pencegahan ilegal pekerja migran diwilayah Kabupaten Rohil.

“Atas penghargaan ini, Polri Khususnya Polres Rohil mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pusat,” ucapnya AKP Juliandi, selasa (2/8/ 2022).

Raihan penghargaan ini sebutnya, setelah Tim Gabungan Polres Rohil dan Polsek Sinaboi menangkap 3 pelaku membawa 30 orang warga Negara Indonesia ke negara Jiran, Malaysia dengan menggunakan kapal/Boat kapasitas 7 ton tanpa menunjukan dokumen apapun Sabtu 02 April 2022 lalu.

Sementara arahan dari Kepala BP2MI, Benny Rhamdan melalui Deputi Bidang Luar Negeri usai memberikan penghargaan menyampaikan untuk melindungi pekerja migran kita dari ujung rambut sampai ujung kaki, dan harus dipertegas untuk menyikat sindikat pengiriman TKI atau tenaga kerja migran illegal ke luar negeri, ucapnya dihadapan Forkopimda Riau yang hadir.

Menurut Deputi BP3MI di daerah merupakan mitra utama BP2MI, dan untuk di ketahui 90 persen tenaga kerja migran illegal menyasar kaum wanita.

“Oleh sebab itu, melalui Rakortas ini, diharapkan terus peningkatan koordinasi lintas stakholders untuk mengantisipasi terjadinya pengiriman pekerja migran ke luar negeri, sebagai perlindungan awal,” tegasnya.

Rangkaian acara penghargaan ini setelah dilaksanakan Rapat Koordinasi Terbatas sosialisasi UU No.18 / 2017 BP2MI bersama Pemprov Riau dan Pemkab/Pemkot Se -Provinsi Riau.

Turut hadir dalam pemberian penghargaan, Gubernur Riau Drs.H.Syamsuar.M.Si, Forkompimda Prov.Riau, Perwakilan Pemkab/Pemkot Se Prov. Riau, Danlanal Dumai, Wakapolres Bengkalis, Kasat Reskrim Polres Rohil AKP Eru Alsepa SIK,M.H. (Syofyan Rambah)

Berita sebelumyaMuhammad Rudi Paparkan Starategi Membangun Batam Kepada Peserta Diklatpim II Jatim
Berita berikutnyaKhasanah Melayu Masuk dalam Perda Pilpeng, Ini Kata Ketua Pansus Amansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here