Warga Basira Rohil Di Bekuk Polisi, 33 Paket Jadi Bukti

0

ROKAN HILIR, Fokuskepri.com – Satnarkoba Polres Rohil meringkus empat orang diduga sindikat pengedar narkoba di kecamatan Bagan Sinembah Raya (Basira). Barang bukti yang berhasil diamankan 33 paket diduga sabu sabu siap edar.

Berdasarkan informasi dirangkum, Pelaku bernisial SU Alias Bagol (37) dan SUG alias Geger (48) Kepenghuluan Salak . Sedangkan ME alias Bagol (18) dan ZE alias Doyok (41) kepenghuluan Bagan sinembah.

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto,SH.SIK melalui Kasi Humas Polres Rohil AKP Juliandi ,SH, menerangkan pengungkapan kasus ini berawal informasi di rumah didusun abadi karya paket K kepenghuluan salak sering dijadi tempat transaksi.

“Salah satu rumah didusun Abadi Karya Paket K di Kepenghuluan salak sering dijadi tempat berkumpul beberapa pria berbeda beda,” ungkap mantan Kasat narkoba ini.

Sesuai informasi diterima , Kasat narkoba Iptu I Gusti Ngurah Kade Martayasa, SH memerintah Kanit opsnal IPDA Bonni F .Sagala ,SH, beserta tim  opsnal untuk melakukan serangkaian penyelidikan.

Pengintaian dilokasi diterima informasi akurat, tim opsnal melakukan pengerebekan rumah tersebut pada Kamis (02/6/22) pukul 05.00 wib.

“Aksi pengrebekan dalam rumah tersebut ditemukan SU dan SUG dalam kamar berbeda Sedangkan ME dan ZE ditemukan berada dalam Toilet ,” bebernya.

Saat pemeriksaan petugas juga didampingi RT, dalam kamar SU ditemukan 1 plastik bertulis Cuttonbuds berisi tisu terdapat 33 paket diduga narkotika Sabu sabu.

Selain itu tambahnya juga ditemukan 1 unit timbangan dan buku Note berisi catatan
keuangan diduga hasil jual beli transaksi.

“Dari hasil interograsi barang bukti diakui SU, Sedangkan SUG, ME dan ZE adalah orang bekerjasama¬† untuk mendapat keuntungan dari menjual narkotika,” terang.
Juliandi lagi

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa guna proses pengusutan dan lidik lebih lanjut, sambungnya.

Barang bukti pengeledahan diamankan 3 lembar tisu putih, 1 unit Timbangan digital, buku Notebook warna hitam berisi catatan keuangan, 1 plastik bening bertuliskan cuttonbuds, uang tunai Rp 255.000.

Selain itu 1 unit HP merk Vivo warna biru metalik, 1 dompet kulit warna coklat, 1 kartu ATM Britama dan. 1 lembar bukti transaksi tarik tunai BRI Link atas nama Budi Hartono senilai Rp 750.000,-.

Terhadap tersangka dilakukan tes urine, hasilnya positif mengandung amphetamine.

“Para tersangka diterapkan Pasal 114 Jo Pasal 112 Jo 132 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (Syofyan Rambah)

Berita sebelumyaRapat Paripurna DPRD Batam Terkait Pandangan Umum Fraksi Berlangsung Singkat
Berita berikutnyaMuhammad Rudi Jemput Kedatangan Menteri Sosial di Batam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here