Wan Siswandi: Idiologi Pancasila Tepis Paham Komunisme

Natuna58 Dilihat

FOKUSKEPRI.COM, Batam – Bupati Natuna, Wan Siswandi M.Si menghadiri kegiatan Upacara Virtual dalam rangka memperingati hari lahir pancasila pada 1 Juni 2021 di Ruang Aula Kantor Bupati Natuna, Jalab Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepri, Selasa (1/6/2021).

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda, Sekretaris Daerah Natuna, Hendra Kusuma, Danlanal Ranai Natuna, Kolonel laut (P) Dofir, Dandim 0318/Natuna Letkol Arm Asep Ridwan S.H.,M.Han., Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian S.I.K, M.Si, Danyon komposit Gardapati, Letkol Inf. Rahmat, S.E., M.Si, Dandenhanud Paskhas Letkol Pas Frian Alfa Risdar,SM, Dansatrad 212 Letkol Lek Panca Prawira S.T.,M.T.

Dalam kegiatan tersebut Presiden RI, Ir.H.Joko Widodo menyampaikan peringatan hari lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan dalam bernegara walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang Republik Indonesia ini berdiri.

Baca Juga: Lindungi BMN, BP Batam Jalin Kerjasama dengan PT Asuransi Jasa Indonesia

“Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideologi ideologi transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia ke seluruh kalangan dan usia tidak mengenal lokasi dan waktu kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini,” tambah Presiden Joko Widodo.

Ia juga menyampaikan selamat memperingati hari lahir Pancasila.

“Selamat membumikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Natuna, Wan Siswandi juga mengatakan bahwa di moment peringatan lahirnya Pancasila harus benar-benar dapat menjadi prinsip mendasar bagi masyarakat atas nilai-nilai ideologi Pancasila agar dapat menepis faham-faham komunisme serta memegang teguh rasa kebersamaan dalam bangsa dan bernegara.

“Mari kita mulai dari diri sendiri dengan saling menghormati antar sesama dan bersatu dalam kebhinekaan,” tegasnya. (Bds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *