Wali Kota Batam Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi yang Dipimpin Mendagri Tito Karnavian

0
Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengikuti Zoom Metting Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di daerah di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Walikota Batam, Senin (24/10).

BATAM, Fokuskepri.com – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengikuti Zoom Metting Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di daerah di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Walikota Batam, Senin (24/10).

Turut membersamai walikota, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin juga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam rapat tersebut, Mendagri Tito Karnavian yang memimpin jalannya rapat menyampaikan, pentingnya monitoring dan evaluasi mingguan perihal inflasi baik tingkat provinsi maupun kota.

Baca Juga: Sukses Bangun Batam, Kehadiran Rudi Selalu Dirindukan RT dan RW

Menurutnya, inflasi merupakan isu global yang tentunya menjadi perhatian seluruh dunia. Terlebih kini, karena sisa dampak pandemi maupun dampak perang Rusia dan Ukraina.

“Kalau setiap daerah bisa kendalikan masing-masing, secara nasional jauh akan lebih mudah penanganannya. Ini adalah tujuan rapat hari ini,” kata Tito.

Rapat tersebut dihadiri kepala daerah se-Indonesia secara daring, selain itu diikuti Badan Pusat Statistik, pimpinan TNI Polri, hingga kejaksaan.

Baca Juga: Hari Bakti ke-51, BP Batam Sukses Gelar Turnamen Tenis Meja

Ia memahami, setiap daerah memiliki banyak agenda dalam pembangunan wilayahnya masing-masing. Namun demikian, ia meminta inflasi tetap menjadi perhatian bersama.

“Sama seperti pandemi, isu inflasi, naikkan juga jadi isu nomor satu,” ujarnya.

Di Batam sendiri berbagai upaya telah dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya inflasi. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam selalu berkoordinasi antara satu sama lain.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak Pemuda Dukung Perkembangan Daerah, Etos Kerja Jadi Kunci Penting

Salah satunya melalui penyelenggaraan pasar murah di kecamatan-kecamatan se-Kota Batam, setiap kecamatan akan mendapatkan dua kali jatah operasi pasar murah. Sejak Oktober ini, hingga Desember mendatang, Pemko Batam menggandeng 64 distributor komoditi pangan se-Batam.

Dalam konteks kerjasama pangan dengan daerah lain juga dilakoni. Juga termasuk, pengembangan program kemandirian pangan perkotaan.

“Ini semua dilakukan untuk mencegah terjadinya inflasi dan membantu masyarakat,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Tidak hanya kali ini, pasar murah selalu rutin digelar oleh Pemko Batam. Seperti menjelang hari-hari besar maupun pergantian tahun.***

Berita sebelumyaSukses Bangun Batam, Kehadiran Rudi Selalu Dirindukan RT dan RW
Berita berikutnyaTelah Berjalan Dua Pekan, Satgas TMMD Ke-115 Kodim 0313/KPR Gesa Pengerjaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here