Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, PT PLN Batam Perkuat Komitmen Keselamatan Kerja

BATAM, FOKUSKEPRI.COM – Komitmen PT PLN Batam dalam menjaga kualitas, kesehatan, keselamatan kerja, sekaligus lingkungan kembali mendapat apresiasi. Kali ini, penghargaan datang dari ajang Indonesia QHSE Sustainability for Business Awards (IQSA) 2026.

Penghargaan yang digelar Majalah Business Asia Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta, itu membawa pulang tiga apresiasi bagi PLN Batam. Dua penghargaan diberikan kepada perusahaan, sementara satu lainnya diraih jajaran pimpinan.

Dua penghargaan korporasi yang diterima PLN Batam yakni The Best QHSE Environmental Sustainability & Energy Efficiency 2026 dan The Best QHSE Digital Innovation and Safety Management 2026.

Baca Juga: Sambut HUT ke-81 RI, PLN Batam Hadirkan Promo MERDAYA, Tambah Daya Listrik Cukup Rp81 Ribu

Sementara itu, Vice President Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PT PLN Batam, Rosa Darman, meraih penghargaan The Best QHSE Leadership Safety Excellence 2026.

Tiga penghargaan tersebut menjadi gambaran bahwa penerapan Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) di PLN Batam tidak berhenti pada kebijakan di atas kertas. Program keselamatan diterjemahkan melalui inovasi, pengawasan di lapangan, hingga keteladanan dari jajaran pimpinan.

Sebagai perusahaan yang memiliki visi menjadi penyedia listrik terbaik dan solusi terintegrasi di Asia Tenggara, PLN Batam menempatkan keandalan layanan dan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian penting dalam menjalankan bisnis.

Baca Juga: PLN Batam Bersama Altiva Identity Datacenter Tandatangani PJBTL 2 x 345 MVA, Perkuat Batam sebagai Pusat Ekonomi Digital

Disaat yang sama, perusahaan terus membangun lingkungan kerja yang aman. Salah satu caranya dilakukan dengan memanfaatkan teknologi untuk memperkuat pengawasan pekerjaan di lapangan.

Di lingkungan Unit Distribusi, PLN Batam menyediakan Body Worn Camera (BWC) bagi pengawas pekerjaan. Perangkat ini membantu Inspektor K3 melakukan pemantauan dengan lebih efektif, termasuk inspeksi secara remote karena lokasi pekerjaan yang tersebar.

“Pendekatan serupa diterapkan di Unit Pembangkit dan Transmisi. Pengawasan pekerjaan diperkuat melalui kombinasi CCTV dan BWC, sehingga aktivitas di lapangan dapat dipantau tanpa selalu mengharuskan petugas K3 berada langsung di setiap lokasi,” ujar Vice President Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PT PLN Batam, Rosa Darman.

Bagi PLN Batam, membangun budaya keselamatan bukan pekerjaan yang bisa dilakukan sesekali. Pesan keselamatan harus terus diingatkan dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Tak Percaya Informasi yang Belum Jelas

Temukan lebih banyak Akses Kamus Digital keselamatan Sewa Alat Berat Keselamatan Ikuti Pelatihan K3 Karena itu, PLN Batam menjalankan kampanye pesan keselamatan harian melalui berbagai saluran internal.

Pesan tersebut dikemas dalam bentuk poster yang menarik, kemudian disebarluaskan melalui media SCOPE dan WhatsApp Group. Namun, penguatan budaya keselamatan tidak hanya ditujukan kepada pekerja di lapangan. Jajaran manajemen juga dilibatkan secara langsung.

Upaya itu kemudian dilanjutkan melalui program cascading improvement K3L di unit-unit bisnis PLN Batam. Program tersebut diawali dengan penetapan budaya keselamatan sebagai bagian dari aktivitas unit.

Baca Juga: Pemeliharaan Gardu Listrik PLN di Instalasi DAM Duriangkang 1-4, Rabu 6 Mei 2026. Sejumlah Area Terdampak

Setelah itu, dilakukan Safety Management Patrol oleh Ranger Master/Leader. Kegiatan tersebut meliputi tindak lanjut hasil diagnostik, pemeriksaan kelengkapan alat pelindung diri, mentoring, hingga pengecekan kesiapan kompetensi personel.

Pimpinan juga turun langsung menyampaikan pesan K3 di lapangan dan melakukan walkthrough sebagai bentuk keteladanan dalam penerapan keselamatan kerja.

Tak hanya internal, PLN Batam turut mendorong peningkatan kompetensi dan budaya HSE bagi seluruh pemangku kepentingan serta pelaksana pekerjaan.

Langkah tersebut dilakukan melalui safety briefing, safety patrol, dan safety induction. Sementara itu, berbagai temuan seperti unsafe action dan unsafe condition dipantau secara berkelanjutan.

Dengan begitu, persoalan yang ditemukan tidak berhenti sebagai laporan, tetapi dilanjutkan dengan langkah perbaikan. Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari komitmen manajemen PLN Batam untuk mewujudkan zero accident.(*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *