Penimbunan Tetap Dilaksanakan Walau Lahan Dalam Pengawasan, Kangkangi BP Batam?

BATAM, FOKUSKEPRI.COM – Aktivitas penimbunan lahan di Marina City disamping Hotel Holiday Inn Resort diduga dilakukan secara Ilegal. Hal tersebut terungkap dengan adanya Plang yang dipasang badan pengusahaan (BP) Batam yang bertuliskan “Alokasi Lahan Ini Dalam Pengawasan Badan Pengusahaan Batam”.

Selain itu, akibat aktifitas Penimbunan lahan tersebut, warga merasa terganggu akibat ceceran tanah yang sampai ke jalan raya. Hal tersebut diungkapkan Mus, salah satu warga yang berdomisili tidak jauh dari lokasi penimbunan lahan.

“Akibat pengerjaan penimbunan lahan tersebut, kami cukup terganggu. Saat musim kemarau debu dari ceceran tanah dari pengerjaan proyek penimbunan berterbangan, dan saat musim kemarau, jalanan jadi becek yang mengakibatkan jalan licin,” katanya.

Baca Juga: Tanpa Plang Proyek, Lahan Mangrove di Marina City Diduga Ditimbun Secara Ilegal

Lebih lanjut, Mus juga mengharapkan ketegasan Badan Pengusahaan (BP) Batam yang telah memasang plang yang dimana lahan tersebut masih dalam pengawasan.

“Tindakan ini diduga melanggar ketentuan tata ruang dan perizinan pematangan lahan (cut and fill). Jika lahan tersebut memang masih dalam pengawasan BP Batam, seharusnya segala aktivitas penimbunan lahan tersebut dihentikan sampai status lahan dalam pengawasan tersebut dicabut. Selain itu, pengerjaan lahan tersebut diduga tidak memiliki Izin resmi dari instansi terkait,” ujar Mus, Sabtu (1/8/2026).

Pantauan wartawan dilokasi, terlihat beberapa unit alat berat bachoe yang sedang merapikan gundukan tanah, selain itu, terlihat beberapa unit dump truk pengangkut tanah yang digunakan memindahkan tanah.

Baca Juga: Sempat Dihentikan Warga, Kegiatan Penimbunan Pohon Mangrove di Marina City Kembali Dilakukan

Pekerja dilokasi juga tidak bersedia memberikan keterangan saat ditanya siapa penanggung jawab kegiatan penimbunan tersebut.

“Disini kami hanya pekerja, siapa penanggung jawab dan pemilik lahan kami tidak mengetahui,” ujar salah satu pekerja.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media terus berupaya melakukan konfirmasi ke pihak BP Batam dan kepada pihak terkait lainnya. (Tim)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *