BATAM, FOKUSKEPRI.COM – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Kota Batam. Fariz Ahmad El-Sanusi, siswa Kelas XI-E Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Batam, Kepulauan Riau, yang dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah Bapak Rudy Hartono, S.Ag.,M.M Berhasil meraih medali Emas dan menduduki peringkat Juara 1 dalam ajang bergengsi “Taekwondo Grand Slam Youth League” yang berlangsung di Singapura.
Kejuaraan ini merupakan kompetisi tingkat internasional yang diikuti oleh atlet muda berprestasi dari 10 negara, antara lain Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, Taipei, Malaysia, Thailand, India, Filipina, Australia, dan Indonesia.
Dalam persaingan yang sangat ketat, Fariz mampu menunjukkan kemampuan teknis, ketangkasan, dan mental bertanding yang luar biasa hingga berhasil mengalahkan seluruh lawan yang dihadapi.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri tidak hanya bagi keluarga besar Sekolah MAN 1 Kota Batam, tetapi juga bagi Provinsi Kepulauan Riau secara umum. Keberhasilan Fariz membuktikan bahwa atlet muda dari daerah perbatasan mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Baca Juga: BP Batam Optimalkan Pelayanan Air Bersih, Masyarakat Diimbau Gunakan Air Secara Bijak
Pihak sekolah mengapresiasi tinggi dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan Fariz selama ini, baik dalam menyeimbangkan waktu belajar maupun latihan rutin. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi di bidang masing-masing, sekaligus membawa nama Batam dan Kepri semakin dikenal di kancah dunia.
Saat ini Fariz telah kembali ke Batam dan berjanji akan terus berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi ajang-ajang kompetisi selanjutnya, serta tetap menjaga prestasi akademiknya di sekolah.
Kepala Sekolah MAN 1 Kota Batam Rudy Hartono, S.Ag.,M.M mengatakan Prestasi yang diraih Fariz adalah kebanggaan luar biasa bagi seluruh keluarga besar MAN 1 Kota Batam.
“Ini membuktikan bahwa siswa kami mampu bersaing di tingkat internasional, sekaligus menunjukkan keseimbangan yang indah antara prestasi akademik dan non-akademik. Kami sangat mengapresiasi disiplin dan kegigihan Fariz, serta berharap hal ini menjadi pemicu semangat bagi siswa lain untuk berani mengejar mimpi setinggi langit,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan orang tua Fariz yang merasa bersyukur dan bangga atas capaian anaknya. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Tidak mudah bagi Fariz membagi waktu antara belajar dan latihan hampir setiap hari, bahkan sering berlatih di jam istirahat. Prestasi ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan, dan dukungan pelatih, Rudi Liu,(Technikal Director & Head Instructor), Debora P, Risva (Technical Manager & Marketing) serta sekolah. Kami berpesan kepada Fariz: jangan cepat puas, tetaplah rendah hati, dan teruslah berjuang untuk prestasi-prestasi yang lebih gemilang demi nama Batam dan Indonesia.” ucap orang tua Fariz Ahmad El-Sanusi. (Red)
![]()







