Batam, Fokuskepri.com – Proyek Renovasi Fasilitas Umum (Fasum) gedung Serbaguna warga di Kavling Bukit Melati RT 03, RW 05, Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, kota Batam menjadi sorotan publik setelah ditemukan tidak adanya papan nama proyek di lokasi kegiatan pembangunan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait transparansi penggunaan anggaran dan keterbukaan informasi publik.
Padahal, pemasangan papan nama proyek merupakan kewajiban setiap pelaksana kegiatan pembangunan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Kegiatan Konstruksi dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Aturan tersebut menegaskan bahwa papan informasi proyek harus terpasang sebelum dan selama pekerjaan konstruksi berlangsung sebagai bentuk transparansi dan pengawasan publik.
Baca Juga: Aktivitas Cut and Fill di Sei Pelunggut Disorot Warga, Dinilai Berisiko Ganggu Lingkungan
Pekerja dilokasi proyek Renovasi ketika ditanya wartawan terkait plang proyek dan Kontraktor Pelaksana tidak bersedia memberikan keterangan.
Informasi yang diperoleh wartawan dari warga sekitar mengatakan gedung serbaguna dibangun sekitar 2 tahun lalu. “Gedung serbaguna ini dibangun sekitar 2 tahun yang lalu, dan kondisi bangunan masih bagus dan layak,” ujar warga sekitar, Senin (17/11/2025).
Menurutnya, proyek pemerintah semestinya terbuka bagi masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Baca Juga: Aktivitas Cut and Fill di Jl. Pesona Bukit Laguna Diduga Tidak Memiliki Izin
Teguh, RT 03 ketika dikonfirmasi terkait proyek renovasi Gedung Serbaguna, kepada wartawan mengatakan proyek renovasi gedung Serbaguna tersebut proyek dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri).
“Proyek dari Dinas perumahan dan Pemukiman, proyek renovasi mulai dilaksanakan tanggal 14 November. Terkait Masalah plang proyek sudah saya konfirmasi sama kontraktornya,” jelas Teguh.
Ketika ditanya terkait siapa kontraktor pelaksana proyek renovasi, Tegus mengatakan tidak mengetahui. “Saya tidak mengetahui pelaksana Proyek ujarnya sambil memberikan nomor Telepon konsultan proyek.”
Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih berupaya menghubungi Dinas terkait dan kontraktor pelaksana proyek Renovasi Gedung Serbaguna. (Ms)
![]()







