Selasa , 12 November 2019
Home / Batam / Pelabuhan Batu Ampar Dapat Sorotan Dari DPRD Batam, Sebut Tidak Layak dan Beresiko Tinggi

Pelabuhan Batu Ampar Dapat Sorotan Dari DPRD Batam, Sebut Tidak Layak dan Beresiko Tinggi

FOKUSKEPRI.COM, BATAM — Anggota komisi I DPRD Batam, Tohap Erikson Pasaribu menyoroti Kondisi Pelabuhan PT Pelni di Batuampar, yang dinilai kurang memadai, dari segi fasilitas maupun manusiawinya. Tohap Erikson Pasaribu meminta pihak Syahbandar dan pemangku lainnya untuk mencari solusi.

“Kami nilai kurang humanis. Di sana ada kegiatan bongkar muat. Kita takut potensi terjadi sesuatu kepada penumpang, padahal memberikan pelayan keamanan dan kenyamanan penumpang adalah salah satu kewajiban PT Pelni,” kata Erikson, Rabu (2/10/2019).

Komisi I yang membidangi hukum dan pemerintah serius akan hal ini. Bahkan kata Tohap, pimpinan Komisi I DPRD beserta anggota dan termasuk dirinya telah menememui pihak Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Batam, Rabu tadi pagi.

“Kami bersilaturahmi. Kami mempertanyakan komitmen kenyamanan pelabuhan itu terhadap penumpang. Hal ini juga sudah saya kritisi beberapa waktu lalu melalui laman Facebook saya. Karena memang kurang layak. Resiko sangat tinggi. Karena bersentuhan dengan kegiatan bongkar muat. Kita tinggal menunggu waktu saja jika tak ditangani secepatnya,” ujarnya.

Sebelumnya, pelabuhan itu berada di Pelabuhan Beton Sekupang.Tohap meminta, jika tak memungkinkan lagi di Batu Ampar harus dibalikin ke lokasi semula.”Karena hanya itu yang layak.Tapi memang persoalannya adalah itu milik persero. Harus didudukan semua lintas pemerintah terkait. Termasuk pemko Batam,” tambah Tohap.

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan kala itu meminta Pelabuhan Beton Sekupang Kota Batam yang selama ini digunakan untuk pelayaran KM Kelud milik PT Pelni dipindah karena dinilai tidak layak.

“Saya minta Pelabuhan Pelni (Pelabuhan Beton Batam) dipindah ke Batuampar Senin (20/6) ini juga. Kondisinya sangat tidak layak lagi untuk melayani penumpang mudik,” kata Menteri Perhubungan usai meninjau kesiapan pelabuhan tersebut menghadapi musim mudik  Lebaran, di Batam, Jumat (17 Juni 2016).

Ia mengatakan Pelabuhan Batuampar memiliki dermaga dan fasilitas lain lebih baik dibandingkan dengan Pelabuhan Beton Sekupang yang sebenarnya tidak dirancang untuk kapal Pelni bersandar.

“Pelabuhan Batuampar bagus, terminalnya juga sudah ada. Kalau tidak ada pakai tenda saja juga bisa. Senin ini juga harus pindah,” kata dia.Untuk pelabuhan lain di Kota Batam, kata Jonan, secara umum sudah siap untuk melayani penumpang mudik Lebaran 1440 Hijriyah.”Catatan saya hanya yang Pelni itu karena memang tidak layak. Untuk yang lainnya sudah tidak ada masalah. Kapal-kapal juga sudah dicek kesiapannya untuk melayani mudik,” kata dia. RED HUMAS – TRIBUN

About Redaksi Fokus Kepri

Check Also

Ketua Piswan Kota Batam Jadi Model Fashion di Kota Makasar

FOKUSKEPRI.COM, MAKASSAR — Ketua Perkumpulan Istri Dewan (Piswan) Kota Batam, Sandra Nuryanto menghadiri undangan Sun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *