Minggu , 21 April 2019
Home / Kepri / Komisi IV desak Disdik Kepri Perbaiki Sistem Beasiswa
WhatsApp_Image_2018-10-23_at_16_56_00

Komisi IV desak Disdik Kepri Perbaiki Sistem Beasiswa

FOKUSKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau mendesak Dinas Pendidikan setempat memperbaiki sistem pendataan dan pemberian beasiswa.

Ketua Komisi IV DPRD Kepri Teddy Jun Askara, di Tanjungpinang, Senin (8/4), mengatakan, sistem pendataan, penetapan penerima beasiswa hingga penyalurannya perlu diperbaiki, jangan sampai menjadi temuan Mendagri lagi.

“Tahun 2017 banyak permasalahan yang muncul akibat pemberian beasiswa karena tidak tertata secara administrasi. Semestinya itu tidak terjadi jika sistem dan pelaksanaannya sesuai prosedur dan kebutuhan,” katanya.

Teddy mengemukakan tahun ini tidak dianggarkan beasiswa lantaran sistem penyaluran beasiswa belum diperbaiki.
Anggaran beasiswa percuma dialokasikan dalam struktur APBD Kepri jika sistem pendataan dan penyalurannya masih belum diperbaiki. DPRD Kepri tidak menginginkan karut-marut beasiswa untuk mahasiswa Kepri terulang lagi seperti tahun 2017.

“Sampai sekarang belum diperbaiki sehingga tidak dianggarkan. Seharusnya diperbaiki melalui pendataan dan verifikasi yang ketat, kemudian disalurkan secara tepat dan cepat,” katanya, yang diusung Partai Golkar.

Berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri, verifikasi data mahasiswa yang menerima beasiswa wajib dilakukan setahun sebelum penyaluran bantuan tersebut. Selama ini, kata dia data penerima beasiswa dilakukan berdekatan dengan penyaluran beasiswa.

“Kami kasihan dengan mahasiswa kurang mampu, terutama  yang berasal dari pesisir. Jika beasiswa itu diberikan dengan tepat, ini akan membantu mereka,” ucapnya.

 Semestinya memberi dampak positif kepada mahasiswa yang menerimanya. Karena itu, ia sepakat dengan program Pemerintah Kepri ketika masih dipimpin HM Sani yakni bekerja sama dengan berbagai kampus dan perusahaan sehingga mahasiswa penerima beasiswa dapat bekerja setelah lulus kuliah.

“Jadi ada dampak positifnya kepada daerah. Jangan sampai Pemprov Kepri memberikan beasiswa, tetapi ujung-ujungnya penerima beasiswa itu menjadi pengangguran setelah tamat kuliah. Jadi buat apa diberikan beasiswa,” katanya.**

About Redaksi Fokus Kepri

Check Also

IMG20190404113527-e1554742401638

DPRD Batam Resmi Setujui Ranperda Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021

FOKUSKEPRI.COM, BATAM – Sidang paripurna DPRD Kota Batam dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) perubahan Perda …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *