Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Education / 6.000 Warga Kepri Terinfeksi HIV & AIDS

6.000 Warga Kepri Terinfeksi HIV & AIDS

FOKUSKEPRI.COM,Tanjungpinang – Fenomena tentang virus HIV & Penyakit AIDS yang menyerang kekebalan tubuh (mematikan) ini tidak pernah ada habisnya. bahkan sejumlah kasus mengenai virus tersebut terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Seperti yang diutarakan oleh Pelaksana Program Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) daerah Kepulauan Riau, Toni Hutapea, S.Sos, bahwa sejumlah kasus pria beresiko yang rentan dengan HIV & AIDS menularkan virus terhadap pasangan hidupnya, Rabu (18/11/15) sore di Tanjung Pinang.

Hasil identifikasi di lapangan, kaum pria yang paling bertanggungjawab dalam hal penularan virus mematikan ini, pria yang suka jajan di luar sangat berpotensi menularkan penyakit tersebut terhadap pasangan wanitanya.

“Hal ini yang membuat kaum ibu rumah tangga rentan dengan penularan virus HIV & AIDS, bahkan dapat menularkan ke anggota keluarga lainnya,” kata Toni.

Untuk jumlah kasus Virus HIV dari periode Januari 2015 – Agustus 2015 tercatat 648 kasus, sementara kasus baru yang mengidap penyakit AIDS sebanyak 239 kasus.

Sedangkan kasus lama, tercatat angka kumulatif dari tahun 2000 sampai 2015 jumlah yang teridentifikasi di seluruh kepulauan Riau yang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Sindrome (AIDS) mencapai 6000 kasus, ujar aktivis yang telah menggeluti bidang ini sejak 2008.

Toni berharap, selain menghentikan penggunaan narkoba jenis jarum suntik secara bergantian yang bisa menularkan virus ini, masyarakat khususnya kaum adam yang suka jajan diluar untuk selalu setia kepada pasangannya masing-masing. Agar virus yang menyerang kekebalan tubuh ini dapat terputus dari penyebarannya. (ma)

About Redaksi Fokus Kepri

Check Also

UPT Samsat Bersama PT Jasa Raharja Kepri Sosialisasikan Manfaat Membayar Pajak Kendaraan Bermotor dan SWDKLLJ

FOKUSKEPRI.COM, BATAM — PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kepri bersama dengan UPT Samsat Batu Aji …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *